teringat sebuah cerita dari Pak Andi
Dahman....
disuatu saat, disuatu tempat....
seorang gadis berparas cantik, sayang cadel...
suatu saat, dia beli gorengan...dan terjadilah percakapan berikut:
gadis cantik (gc) : bang, beli golengan lima libu...
bakul gorengan (bg): golengan..lima libu.hihihi (sambil mengejek)
gc :(sebel, dah diejek sama bg...but, bg nya ganteng juga)...
mulai sore itu, selama beberapa hari gc berusaha keras untuk dapat mengucap G O R E N G A N dengan benar. dan diapun berhasil. dicobanya untuk membeli gorengan untuk kali yang kedua...
gc: bang, beli gorrrengan...5 buah aja...
bg: uih, si eneng sekarang dah lancar ngomong gorengan...seneng saya mendengarnya. sebagai rasa syukur saya, ini saya berikan minuman...pengen es teh atau es jeruk?
gc: es jeluk bang...makasih
bg: kapan-kapan kesini lagi ya non, dan sudah bisa es jerrrruk...hihihhi
gc: awwwwwas kamu ya!!!! tunggu pembelasanku!!!!
gc adalah seorang murid...dan bg adalah guru....
gc sudah berusaha untuk memperbaiki diri dengan belajar mengucap GORENGAN. sayang, metode belajarnya belum begitu tepat, karenanya sebenarnya yang diperlukan olehnya adalah mengucap 'R' dengan benar maka semua kata yang menggunakan R, akan terucap dengan benar.
sayang, bg pun tidak berhasil memberikan 'clue' pembelajarannya...dan, bukanlah terima kasih yang diterimanya, malah 'awwwwwas kamu ya!!!! tunggu pembelasanku!!!!' karena yang ditanggap hanyalah 'godaanya, cemoohanyya'...
begitu pula saat belajar di sekolah, guru kita hanya mencontohkan banyak hal, dengan berbagai media, banyak soal untuk dikerjakan...dan kita akhirnya lulus mengerjakan semua soal itu
TAPI apakah semua soal itu akan 100% sama dengan persoalan dilapangan?...bagai masakan yang siap untuk disantap dikala lapar, sebagai solusi seluruh persoalan hidup?....
SAYANGNYA atau UNTUNGNYA, guru kita bukanlah programmer...dan kita bukanlah robot yang hanya siap diprogram...
so, temukan 'R' itu dalam diri kita pada ilmu yang telah kita dapatkan...dan pengucapan 'R' akan bermacam-macam, karena murid pak guru tidak hanya kita tapi juga teman-teman sepencarian...
dan, kalo sudah ketemu 'R' itu, diskusikan dengan teman-teman yang lain...agar 'R' kita dapat memberi dan diberi warna bagi teman-teman sekitar kita...dan untuk kita...
selamat menemukan 'R'..
disuatu saat, disuatu tempat....
seorang gadis berparas cantik, sayang cadel...
suatu saat, dia beli gorengan...dan terjadilah percakapan berikut:
gadis cantik (gc) : bang, beli golengan lima libu...
bakul gorengan (bg): golengan..lima libu.hihihi (sambil mengejek)
gc :(sebel, dah diejek sama bg...but, bg nya ganteng juga)...
mulai sore itu, selama beberapa hari gc berusaha keras untuk dapat mengucap G O R E N G A N dengan benar. dan diapun berhasil. dicobanya untuk membeli gorengan untuk kali yang kedua...
gc: bang, beli gorrrengan...5 buah aja...
bg: uih, si eneng sekarang dah lancar ngomong gorengan...seneng saya mendengarnya. sebagai rasa syukur saya, ini saya berikan minuman...pengen es teh atau es jeruk?
gc: es jeluk bang...makasih
bg: kapan-kapan kesini lagi ya non, dan sudah bisa es jerrrruk...hihihhi
gc: awwwwwas kamu ya!!!! tunggu pembelasanku!!!!
gc adalah seorang murid...dan bg adalah guru....
gc sudah berusaha untuk memperbaiki diri dengan belajar mengucap GORENGAN. sayang, metode belajarnya belum begitu tepat, karenanya sebenarnya yang diperlukan olehnya adalah mengucap 'R' dengan benar maka semua kata yang menggunakan R, akan terucap dengan benar.
sayang, bg pun tidak berhasil memberikan 'clue' pembelajarannya...dan, bukanlah terima kasih yang diterimanya, malah 'awwwwwas kamu ya!!!! tunggu pembelasanku!!!!' karena yang ditanggap hanyalah 'godaanya, cemoohanyya'...
begitu pula saat belajar di sekolah, guru kita hanya mencontohkan banyak hal, dengan berbagai media, banyak soal untuk dikerjakan...dan kita akhirnya lulus mengerjakan semua soal itu
TAPI apakah semua soal itu akan 100% sama dengan persoalan dilapangan?...bagai masakan yang siap untuk disantap dikala lapar, sebagai solusi seluruh persoalan hidup?....
SAYANGNYA atau UNTUNGNYA, guru kita bukanlah programmer...dan kita bukanlah robot yang hanya siap diprogram...
so, temukan 'R' itu dalam diri kita pada ilmu yang telah kita dapatkan...dan pengucapan 'R' akan bermacam-macam, karena murid pak guru tidak hanya kita tapi juga teman-teman sepencarian...
dan, kalo sudah ketemu 'R' itu, diskusikan dengan teman-teman yang lain...agar 'R' kita dapat memberi dan diberi warna bagi teman-teman sekitar kita...dan untuk kita...
selamat menemukan 'R'..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar